Eleven Cara Mengendalikan Emosi Yang Berlebihan, Kamu Pasti Bisa!

Eleven Cara Mengendalikan Emosi Yang Berlebihan, Kamu Pasti Bisa!

Mom harus super hati-hati dalam bersikap dan menjadi teladan yang baik dalam memahami karakter dan mengelola emosi anak. Emosi yang mungkin dialami anak selama pandemi tidak semuanya negatif. Dengan sedikit bantuan Mom mungkin dapat membantu anak merasakan empati dan rasa syukur. Saat Mom berdiskusi dengan mereka alasan di balik isolasi dan jarak sosial, orangtua dapat berempati bahwa, ketika kita menjaga kesehatan, maka dirinya juga menjaga orang lain juga.

Madrasah selanjutnya menjadi lembaga pendidikan umum bercirikan khas keagamaan, sudah masuk sebagai bagian dari Sistem Pendidikan Nasional yang pengelolaannya berada di bawah Kementerian Agama Republik Indonesia. Dinamika pendidikan Islam sedang menghadapi arus zaman yang semakin kompleks, dan dinamis. Arus gelombang zaman yang datang dapat menggulung siapa saja yang tidak bisa bertahan dan beradaptasi dengan baik. Seperti yang diungkap di atas, kebiasaan berpolitik tidak bisa dijauhkan dari kebiasaan berpolitik para penghuni pesantren. Sebab politik merupakan salah satu jalan, strategi atau taktik untuk memmuluskan perjalan dakwah Islam. Kalau berpolitik bisa menggapai tempat yang strategis di pemerintahan atau kekuasaan, maka pekerjaan itu harus dilakukan, dengan memagang kendali di pusaran kekuasaan maka proses dakwah akan semakin mudah dilakukan.

Karena itulah, di masa silam, terapi mandi digunakan untuk terapi psikologi. Sekalipun demikian, beliau terkadang lupa dengan ayat dan anjuran syariat, ketika sudah terbawa emosi. Majulah orang ini, mendekati Abu Dzar yang ketika itu berada di dekat embernya, dan menjitak kepala Abu Dzar untuk mendapatkan rambutnya. Semakin sering dilatih, kita bisa menguasai diri dan membuat anak mengerti bahwa perilakunya salah.

Memberikan arahan untuk mengontrol emosi anak memang tidaklah mudah namun bukan berarti tidak bisa. Dari sejak dini orangtua sudah harus mengajarkan betapa pentingnya seseorang mengontrol sebuah emosi. Hal ini memiliki tujuan seperti ini agar anak mampu mengambil sebuah tindakan dengan keadaan yang benar. “Yang terpenting adalah orang tua harus konsisten dalam setiap peraturan yang berlaku dan setiap perilaku memiliki konsekuensinya,” Ujar Maryana Psikolog dari Rumah Sakit Awal Bros Batam.

Selain itu, ajarkan anak untuk tidak perlu khawatir jika mengalami situasi yang tidak diinginkan. Misalnya, ketika sang buah hati terjatuh karena tersandung mainan yang berserakan di rumah, jangan salahkan benda-benda yang membuatnya terjatuh. Kita mungkin tidak bisa mengendalikan emosi, tapi kita bisa memilih untuk mengendalikan respons kita.

Kemudian timbul pertanyaan; bukankah orang-orang Quraisy juga melakukan ritual haji seperti itu? Jawabannya adalah benar, bahwa orang Quraisy juga melakukan hal yang sama, namun Muhammad saw tidak beribadah seperti kaum Quraisy lainnya yang sekaligus memuja berhala-berhala. Bisa ditambahkan, di antara orang Quraisy sendiri tidak semuanya senang dengan ibadah penyembahan berhala dibalut dengan ritual haji itu. Menurut mereka hakikat agama Ibrahim telah hilang dan berganti kesesatan. Setelah bunda merasa sedikit tenang, tersenyumlah sambil menarik nafas walau dengan terpaksa akan tetapi sistem saraf otak akan merespon senyum untuk mengurangi ketegangan, kemudian mulailah berbicara pada si kecil. “Kadang-kadang kita menganggap anak kita itu nakal ketika dia memiliki perbedaan pendapat dengan kita, padahal itu sama sekali tidak melanggar aturan atau norma apapun,” ujar Dosen Psikologi Perkembangan UIN Maulana Malik Ibrahim tersebut.

Terkadang anak perlu dibantu untuk mendapatkan kembali kendali ketika merasa frustasi atau cemas. Hal tersebut dapat dilakukan memberikan pelukan yang tiba-tiba atau bentuk kasih sayang lain. Ketika anak membuat ulah untuk mengungkapkan kebutuhannya, respons orang tua sangat penting. Menurut Vera, penting bagi orang tua untuk memahami bahwa anak-anak memiliki kemampuan yang terbatas untuk bisa mengerti tentang keadaan saat ini dan masalah yang sedang dialami orang tuanya.

Al-Ma’mun sendiri telah secara aktif mengambil bagian dari kekayaan khasanah ilmu pengetahuan yang ada untuknya. Terutama sekali setelah menerima gelar imam/pemimpin kaum muslimin/khalifah dan membuktikan penguasaan yang baik terhadap ilmu pengatahuan, di samping kekuasaanya di bidang politik dan militer. Dengan kemampuan tersebut membuatnya bangga, sehingga memerintahkan sejumlah sarjana, yang masuk di dalamnya Harran seorang penyembah bintang, untuk menterjemahkan buku-buku warisan Yunani ke dalam bahasa Arab. Akhirnya, dialah yang menjadi satu-satunya penguasa dari khalifah ‘Abbasiyah yang meresmikan sebuah usaha tersistematis serta menetapkan usaha penyelidikan dan menerjemahan Ilmu pengetahuan dan filsafat Yunani ke dalam bahasa Arab. Bait al-Hikmah merupakan perpustakaan yang juga berfungsi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan. Institusi ini adalah prototype institusi yang ada di masa Imperium Sasanid Persia, bernama ‘Jundisapur Academy’.

Perasaan yang lebih tenang bisa membantu Anda berpikir jernih dan mengendalikan rasa emosi yang sedang dirasakan. Hindarilah situasi yang bisa membuat Anda merasakan emosi negatif. Sebagai contoh, jika Anda mudah kesal saat terburu-buru atau terjebak macet, Anda dapat mengatur waktu untuk berangkat saat arus jalan sedang tidak terlalu macet. Hitung 1 s.d 10 – Dalam hati, hitung dari satu sampai sepuluh secara perlahan untuk meredakan emosi.

Cara  mengkontrol emosi kepada anak

Namun, jika mengamuk berulang kali terjadi atau Si Kecil betul-betul tidak bisa mengontrol emosinya, ini mungkin tanda bahwa ia memiliki masalah perilaku. Pada periode ini anak sudah mulai merasakan emosi yang lebih kompleks, orang tua/pengasuh dapat memainkan peran yang penting dalam membantu anak untuk melakukan regulasi emosi. Hal ini bergantung pada bagaimana mereka berbicara dengan anak mereka mengenai emosi.

Comments are closed.